Cara Menyambung ke Ubuntu dari Windows Menggunakan RDP
Remote Desktop Protocol (RDP) memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengendalikan komputer jarak jauh melalui jaringan seolah-olah mereka duduk di depan komputer tersebut. Meskipun RDP secara bawaan didukung oleh Windows, Ubuntu tidak dilengkapi dengan dukungan RDP bawaan secara default. Keterbatasan ini dapat dengan mudah diatasi dengan menginstal perangkat lunak tambahan seperti xrdp, sebuah implementasi sumber terbuka dari protokol RDP untuk sistem Linux. Setelah dikonfigurasi, xrdp memungkinkan Ubuntu untuk menerima koneksi RDP yang masuk dari mesin Windows dan klien RDP lainnya. Hal ini memungkinkan untuk bekerja dengan lingkungan desktop grafis penuh pada Ubuntu dari jarak jauh, memberikan pengalaman yang akrab dan nyaman bagi pengguna yang mengandalkan alat berbasis Windows untuk akses jarak jauh. Namun, Anda dapat dengan mudah menyiapkan server RDP pada mesin Ubuntu dan menyambungkannya dari komputer Windows menggunakan klien Remote Desktop
Langkah 1: Instal Server RDP pada Ubuntu
Ubuntu tidak dilengkapi dengan server RDP secara default, jadi Anda perlu menginstalnya. Salah satu server RDP yang paling umum digunakan untuk Ubuntu adalah xrdp
Untuk menginstal xrdp:
- Buka Terminal pada mesin Ubuntu Anda (tekan Ctrl + Alt + T).
- Perbarui daftar paket
sudo apt update - Instal xrdp
sudo apt install xrdp - Setelah terinstal, jalankan layanan xrdp
sudo systemctl enable xrdp sudo systemctl start xrdp - Untuk memeriksa apakah xrdp sedang berjalan, gunakan perintah ini
sudo systemctl status xrdp
Setelah xrdp terinstal dan berjalan, Ubuntu siap untuk menerima sambungan desktop jarak jauh
Langkah 2: Konfigurasikan Firewall pada Ubuntu
Untuk mengizinkan koneksi RDP melalui firewall Ubuntu, Anda perlu membuka port 3389, yang merupakan port default yang digunakan oleh RDP
Untuk mengizinkan RDP melalui firewall:
- Jika UFW (Uncomplicated Firewall) diaktifkan pada mesin Ubuntu Anda, izinkan port RDP dengan menjalankan
sudo ufw allow 3389/tcp - Jika firewall dinonaktifkan, Anda dapat mengaktifkannya
sudo ufw enable
Setelah menyelesaikan langkah-langkah ini, mesin Ubuntu seharusnya siap untuk menerima koneksi RDP yang masuk
Langkah 3: Sambungkan ke Ubuntu dari Windows Menggunakan RDP
Setelah server RDP disiapkan pada Ubuntu, Anda dapat menggunakan alat Sambungan Desktop Jarak Jauh bawaan Windows untuk menyambung
Untuk menyambung ke Ubuntu dari Windows:
- Pada komputer Windows Anda, tekan Windows + R untuk membuka kotak dialog Run.
- Ketik mstsc dan tekan Enter. Ini akan membuka alat Sambungan Desktop Jarak Jauh.
- Pada jendela Remote Desktop Connection, ketik alamat IP mesin Ubuntu Anda. Untuk menemukan alamat IP mesin Ubuntu Anda, Anda dapat menjalankan perintah berikut di terminal
hostname -I - Klik Hubungkan.
- Layar login akan muncul. Masukkan nama pengguna dan kata sandi Ubuntu Anda dan klik OK.
Anda sekarang seharusnya terhubung ke desktop Ubuntu dari komputer Windows, dan Anda dapat mengendalikannya seolah-olah Anda menggunakannya secara lokal
Langkah 4: Mengatasi Masalah Umum
Jika Anda mengalami masalah saat tersambung ke Ubuntu menggunakan RDP, berikut ini beberapa masalah umum dan solusinya
1. Layar Hitam Setelah Login
Jika Anda berhasil tersambung tetapi hanya melihat layar hitam, ini kemungkinan disebabkan oleh masalah tampilan pada sesi xrdp. Untuk memperbaikinya, Anda dapat mengatur lingkungan desktop Ubuntu Anda ke Xfce, yang dikenal bekerja dengan baik dengan xrdp
Instal Xfce:
sudo apt install xfce4Selanjutnya, Anda perlu memberitahu xrdp untuk menggunakan Xfce
- Edit berkas konfigurasi xrdp
echo xfce4-session >~/.xsession - Mulai ulang xrdp
sudo systemctl restart xrdp
Sekarang, coba sambungkan lagi, dan masalah layar hitam seharusnya teratasi
2. Koneksi yang Diblokir Firewall
Jika Anda tidak dapat menyambung ke mesin Ubuntu, pastikan firewall dikonfigurasi dengan benar untuk mengizinkan koneksi pada port 3389
- Periksa status firewall
sudo ufw status
Jika Anda tidak melihat aturan untuk port 3389, Anda mungkin perlu menambahkannya lagi dengan menggunakan
sudo ufw allow 3389/tcp3. Koneksi lambat
Jika Anda mengalami koneksi yang lambat, coba kurangi kualitas tampilan saat menyambung. Pada jendela Remote Desktop Connection, buka Show Options > Display (Tampilkan Opsi) dan turunkan kualitas tampilan
Langkah 5: Tingkatkan Keamanan untuk Sambungan RDP
Untuk meningkatkan keamanan saat menggunakan RDP, ikuti praktik terbaik berikut
1. Ubah Port RDP
Secara default, RDP menggunakan port 3389, yang sudah dikenal luas. Untuk mengurangi risiko akses yang tidak sah, Anda dapat mengubah port RDP ke port khusus. Untuk mengubah port xrdp
- Buka berkas xrdp.ini
sudo nano /etc/xrdp/xrdp.ini - Temukan baris yang bertuliskan port=3389 dan ubahlah ke nomor port yang lain (misalnya, 3390).
- Simpan dan keluar dari berkas, lalu mulai ulang xrdp
sudo systemctl restart xrdp - Anda juga perlu memperbarui firewall Anda untuk mengizinkan port yang baru.
2. Gunakan VPN
Bila memungkinkan, sambungkan ke mesin Ubuntu melalui VPN (Virtual Private Network) sebelum menggunakan RDP. Ini akan menambahkan lapisan enkripsi dan keamanan tambahan
3. Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Pastikan akun pengguna Ubuntu memiliki kata sandi yang kuat untuk mencegah serangan brute force. Pertimbangkan untuk menerapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk perlindungan tambahan
Kesimpulan
Menyiapkan koneksi RDP antara Ubuntu dan Windows menggunakan xrdp adalah cara yang efisien dan praktis untuk mengelola sistem Linux dari jarak jauh, terutama bagi pengguna yang lebih menyukai antarmuka grafis atau membutuhkan akses desktop sesekali. Dengan xrdp, Ubuntu dapat diakses melalui alat Sambungan Desktop Jarak Jauh standar yang ada di dalam Windows, sehingga tidak perlu lagi menggunakan klien pihak ketiga dan menyederhanakan administrasi lintas platform. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam panduan ini-menginstal xrdp, memilih lingkungan desktop yang kompatibel, dan mengaktifkan layanan ini-Anda dapat dengan cepat membuat koneksi desktop jarak jauh yang stabil. Konfigurasi firewall yang tepat memainkan peran penting dalam proses ini, karena membuka port yang diperlukan akan memastikan konektivitas yang tidak terputus sambil tetap memungkinkan Anda untuk mempertahankan kontrol atas aturan akses jaringan.
